Tips Motor

Persiapan Lengkap Mudik dengan Motor

TIPS persiapan MUDIK dengan motor

Fenomena tahunan mudik negeri ini selalu menyisakan catatan yang bikin miris dengan tingginya angka korban kecelakaan. Dan dari sekian ribu catatan kecelakaan yang hingga memakan korban nyawa, didominasi oleh pemudik mengunakan motor.

Pemerintah pun telah mengimbau agar masyarakat tidak mudik menggunakan sepeda motor. Sebab, terlalu banyak resikonya. Meski begitu, tetap ada saja yang mudik dengan kendaraan roda dua ini.

Nah, kalau kamu salah satu di antara pemudik yang nekat menggunakan sepeda motor, berikut saran dan tips agar aman dan selamat di perjalanan dari Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) Edo Rusyanto.

Sebelum berangkat:

  1. Periksa kembali surat-surat kendaraan anda. Pastikan SIM dan STNK anda masih berlaku dan belum kadaluarsa. Saya yakin konsentrasi anda dalam perjalanan akan terganggu jika STNK atau SIM anda bermasalah.
  2. Periksa kondisi dan perlengkapan motor anda :
    – Cek kondisi mesin dan oli.
    – Periksa kelayakan rem depan dan belakang.
    – Periksa kelayakan lampu utama, lampu petunjuk, dan lampu isyarat .
    – Periksa kelayakan roda belakang dan depan. Bila sudah tipis segera di ganti. Untuk persiapan ini , bawalah motor anda ke bengkel motor kepercayaan untuk dilakukan service dan pengecekan.
    – Siapkan jas hujan. Usahakan jas hujan celana dan baju, bukan jas hujan model ponco. Sebab tipe ini rawan tersangkut kendaraan samping.
    – Gunakan helm Fullface yang memiliki standar keselamatan SNI.
  3. Persiapkan bekal makanan dan minuman yang cukup
  4. Persiapkan uang tunai yang cukup, ATM anda tak kan berguna jika anda terhenti didaerah yg blm ada jaringan ATM
  5. Persiapkan peta jalur mudik baik yang berupa peta digital, gps atau peta mudik yang berbentuk kertas
  6. Jika ini adalah pengalaman pertama mudik menggunakan sepeda motor, tidak ada salahnya anda berangkat bersama rombongan atau teman yang  satu arah
  7. Tuliskan kota tujuan anda dibelakang motor anda dan anda akan mendapat banyak teman baru yang mudik searah

Tidur minimal 8 jam

Lawan terberat bagi pengendara sepeda motor jarak jauh adalah diri sendiri, yakni fisik yang tidak prima. Karena itu jangan memaksakan diri jika kondisi kesehatan sedang tidak fit.

Selain itu, pastikan anda telah tidur minimal 8 jam sebelum berangkat mudik. Ini penting untuk mencegah kantuk datang di perjalanan.

Pastikan kondisi kendaraan

Sebelum berangkat, luangkan waktu untuk mengecek sepeda motor anda. Pastikan semua bekerja dengan normal, seperti rantai, rem, kelistrikan, lampu-lampu, hingga busi.

Ada baiknya jika sepeda motor diservice terlebih dahulu sebelum dibawa mudik. Selain itu jangan lupa surat-surat kendaraan anda. Dan, jangan coba-coba mudik tanpa membawa Surat Izin Mengemudi.

Selain itu, kelengkapan berkendara juga wajib dipakai, seperti helm dan sarung tangan. Pastikan juga jas hujan tidak tertinggal. Satu lagi, selalu gunakan sepatu saat mengendarai sepeda motor.

Perhatikan pula tekanan ban motor anda dan spesifikasi ban yang Anda gunakan. Untuk lebih jelas, dapat baca artikel berikut :

Cara-membaca-kode-ban-motor-dan-mobil

Menepi setiap dua jam

Memacu sepeda motor tidak hanya menguras energi, tapi konsentrasi pun perlahan akan berkurang. Karena itu, untuk mencegah kelelahan sekaligus menjaga konsentrasi, menepilah setiap dua jam sekali.

“Tentukan ritme istirahat, dua jam sekali karena saat berkendara tulang belakang manusia menanggung beban yang lebih berat daripada tulang lain,” kata Edo.

Berangkat subuh

Waktu terbaik untuk berangkat adalah subuh. Sebab saat itu kondisi tubuh sedang dalam keadaan bugar —dengan catatan anda tidur 8 jam sebelumnya.

Hindari mudik saat tengah malam. Sebab, resiko mengantuk bisa membayangi anda sepanjang perjalanan. Selain itu kondisi jalan yang asing juga menjadi resiko lainnya. Apalagi, belum tentu semua rute yang akan anda lewati aman dari kejahatan.

Tinggalkan yang tidak perlu

Mudik menggunakan sepeda motor memang relatif lebih murah, tapi anda tidak bisa membawa banyak barang. Sebab, kelebihan muatan justru akan membahayakan diri anda sendiri.

Selain itu, kelebihan muatan juga tidak saja akan membuat sepeda motor bekerja lebih keras, badan anda pun bisa lebih cepat lelah.

“Barangnya dikirim saja, lebih baik bayar biaya pengiriman daripada menanggung risiko lelah membawa barang,” kata Edo.

Jangan tergesa-gesa

Keluarga memang menanti di kampung halaman, tapi mereka tentu ingin melihat anda datang dengan selamat. Karena itu, jangan tergesa-gesa di jalan.

Nikmati perjalanan dan jangan memaksakan diri. Istirahat jika terasa lelah atau mengantuk. Ini penting agar anda selamat sampai kampung halaman.Advertisement

Persiapan balik

Setelah sampai kampung halaman, jangan lupa untuk mengecek kembali kondisi sepeda motor anda. Pemeriksaannya sama seperti sebelum anda berangkat mudik.

“Paling penting, pulang mudik harus diatur seperti berangkat. Diperiksa seperti awal. Banyak yang tidak memeriksa kendaraan saat pulang, padahal itu berisiko,” kata Edo

Leave a Reply